Pembuatan e-KTP

KTP Elektronik merupakan KTP Nasional yang sudah memenuhi semua ketentuan yang di atur dalam UU No.23 Thn 2006 & Perpres No.26 Thn 2009 dan Perpres No.35 Thn 2010, sehingga berlaku secara Nasional. Dengan demikian mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dari Lembaga Pemerintah dan Swasta, karena tidak lagi memerlukan KTP setempat. Kegunaan e-KTP yakni dapat mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP, serta terciptanya keakuratan data penduduk.

Berbeda dengan KTP konvensional, e-KTP mengandung informasi unik berupa sidik jari yang tidak hanya dicetak dalam bentuk gambar, tetapi juga dapat dikenali melalui chip yang terpasang di dalam kartu. Autentikasi e-KTP dengan sidik jari ini menguntungkan karena biayanya murah, bentuknya dapat dijaga dan unik sehingga tidak ada kemungkinan data yang sama.

Alur pembuatan e-KTP yakni sebagai berikut :

  1. Penduduk datang ke tempat pelayanan membawa surat panggilan / undangan, foto copy KK ,KTP Lama yang masih berlaku.
  2. Ambil nomor antrean.
  3. Tunggu pemanggilan sesuai nomor antrean.
  4. Menuju ke ruangan yang di tentukan.
  5. Petugas melalukan verifikasi data penduduk dengan data base.
  6. Melakukan foto (digital).
  7. Tanda tangan (Pada alat perekam tanda tangan).
  8. Perekaman sidik jari (pada alat perekam sidik jari) & scan retina mata.
  9. Petugas membutuhkan TTD dan stempel pada surat panggilan yang sekaligus sebagai tanda bukti bahwa penduduk telah melakukan perekaman foto tanda tangan sidik jari.
  10. Proses perekaman selesai, undangan di tandatangani oleh operator.
  11. Bagi wajib KTP yang perekaman data e-KTP nya gagal karena ada kesalahan data , agar membetulkan data melalui pelayanan penertiban KK SIAK reguler , baru kemudian dilakukan perekaman ulang sesuai jadwal ulang yang akan ditentukan pada saat perekaman pertama.

Masyarakat yang sudah merekam tapi e-KTP-nya belum jadi agar segera menghubungi dinas dukcapil, baik melalui call center maupun datang langsung. Pembuatan e-KTP ini tidak dipungut biaya (gratis). Pelayanan e-KTP dikoordinasi di kecamatan masing-masing. Proses pengambilan foto dan sidik jari biasanya dilakukan kantor kecamatan, sedangkan proses pendistribusian dilakukan melalui kantor kelurahan dan RT/RW setempat.

 

Sumber : http://dinpendukcapil.purbalinggakab.go.id/proses-pembuatan-e-ktp/

0 0 0
Lewat ke baris perkakas