Pembuatan KK

PEMBUATAN KARTU KELUARGA

Kartu keluarga (KK) merupakan hal yang sangat penting bagi keluarga baru. Kartu Keluarga (KK) adalah kartu identitas keluarga yang memuat data tentang nama, susunan, dan hubungan dalam keluarga serta identitas anggota keluarganya. Setiap kepala rumah tangga harus memiliki kartu keluarga karena segala administrasi yang berkaitan dengan kependudukan akan diurus menggunakan kartu keluarga. Kartu keluarga dapat digunakan dalam berbagai hal yang diantaranya adalah hendak membuat KTP anggota keluarga, ketika anak akan mendaftar sekolah, ketika hendak melamar pekerjaan, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, bagi anda yang baru saja menikah maka kami sarankan untuk segera membuat kartu keluarga. Pihak desa akan membantu dan mengarahkan anda dalam pembuatan kartu keluarga. Dalam kartu keluarga diperlukan tanda tangan kepala desa, kepala keluarga, dan kepala camat. Seorang yang akan membuat kartu keluarga harus telaten, cermat, dan sabar untuk memenuhi segala persyaratan yang dibutuhkan dan melakukan birokrasi dalam pembuatan KK baru.

Setiap kartu keluarga memiliki nomor seri yang akan tetap berlaku selama tidak terjadi perubahan Kepala Keluarga. Namun, apabila terjadi perubahan susunan keluarga, maka kita wajib melaporkan kepada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil setempat, selambat-lambatnya adalah 30 hari sejak terjadinya perubahan. Kartu keluarga dapat dijadikan sebagai bukti yang sah dan kuat atas status dan identitas keluarga dan anggota keluarga.

 

Berikut kami jelaskan beberapa informasi yang dapat membantu warga Desa Karangmelok yang akan mengurus kartu keluarga (KK) yang baru.

 

Pengurusan Pembuatan Kartu Keluarga

  1. Meminta surat pengantar pembuatan kartu keluarga bar uke RT setempat dan dilanjutkan distempel ke RW.
  2. Mendatangi kantor kelurahan setempat untuk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pembuatan Kartu Keluaraga dengan membawa persyaratan – persyaratan berikut :
  • Surat pengantar dati RT/RW
  • Foto kopi buku nikah/akta perwakilan bagi yang sudah menikah atau akta cerai bagi yang membuat KK karena perceraian
  • Surat keterangan pindah datang (bagi penduduk datang)

 

Kasus Penambahan Anggota Keluarga

  1. Surat pengantar dari RT/RW
  2. Kartu Keluarga yang lama
  3. Surat Keterangan Kelahiran dari calon anggota keluarga baru yang akan ditambahkan.

 

Kasus penambahan anggota keluarga untuk numpang Kartu Keluarga

  1. Surat pengantar dari RT/RW
  2. Kartu Keluarga yang lama atau Kartu Keluarga yang ditumpangi.
  3. Surat Keterangan Pindah Datang ( bagi yang kedatangan)
  4. Surat Keterangan Datang dari luar negeri bagi WNI yang datang dari luar negeri.
  5. Paspor, Izin Tinggal Tetap, Surat Keterangan Catatan Kepolisian/Surat Tanda Lapor Diri( bagi orang asing)

 

Kasus Pengurangan Anggota Keluarga

  1. Surat pengantar dari RT/RW
  2. Kartu Keluarga yang lama
  3. Surat Keterangan Kematian (bagi yang meninggal dunia)
  4. Surat Keterangan Pindah / pindah datang (bagi penduduk yang pindah)

 

Kasus Kartu Keluarga yang Hilang atau Rusak

  1. Surat pengantar dari RT/RW
  2. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  3. Kartu Keluarga yang rusak (kasus KK yang rusak)
  4. Foto kopi dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga

Dokumen keimigrasian bagi orang asing

Birokrasi Pembuatan Kartu Keluarga

Langkah 3 dan 4 khusus penduduk pindah/datang antar kabupaten/kota dan provinsi

Mengurus Kehilangan Kartu Keluarga

  1. Laporan kehilangan dari kepolisian
  2. Pengantar RT/RT
  3. KTP dari salah satu orang yang ada di KK
  4. Formulir permohonan dari kelurahan

Biaya Pembuatan Kartu Keluarga

Berdasarkan UU No 24 tahun 2013 pasal 79 A menyebutkan bahwa pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan (KK, KTP-el, akte kelahiran, akte kematian, akte perkawinan, akte perceraian, dan lain-lain) TIDAK DIPUNGUT BIAYA / GRATIS. Kalau masih ada yang dipungut biaya, silahkan laporkan ke atasannya atau kepala dinas yang bersangkutan.

0 0 0
Lewat ke baris perkakas