Sangkar Burung

Berbicara mengenai hobi, hobi mengenai memelihara burung tak ada habisnya dan memiliki cukup banyak peminat. Memelihara burung jelas membutuhkan sangkar atau kurungan. Melihat hal ini, Yayan, warga Desa Karangmelok menangkap peluang ini menjadi bisnis yang cukup menguntungkan. Awalnya beliau hanya coba-coba membuat sebuah sangkar burung dengan bermodalkan keterampilan yang dimiliki setelah belajar dari desa tempat tinggal istrinya di Dawuhan, dimana desa tersebut merupakan sebuah desa sentra pembuatan sangkar burung. Hasil pembuatan sangkar pertama tersebut beliau coba pasarkan di media sosial berupa facebook dan alhasil mendapat feedback yang cukup baik.

Proses pembuatan sangkar burung berkisar 2 minggu, dimana dalam waktu dua minggu tersebut beliau bisa membuat 1-5 sangkar burung. Sangkar burung buatan pak yayan menggunakan kayu pohon randu yang dibeli di Sukowono. Setiap pemesanan sangkar burung, sang pembeli dapat memesan motif sesuai keinginan. Motif yang dibuat bermacam-macam, salah satunya motif jatayu. Harga sangkar burung buatan pak yayan bervariasi mulai dari Rp 500.000,00 hingga 3 juta berdasarkan tingkat kesulitan dalam pembuatan. Pemasaran sangkar burung ini sudah sampai Cirebon dan ada komunitasnya tersendiri.

Seiring dengan berjalannya waktu, pemesanan sangkar burung semakin bertambah dan membuat bapak yayan agak kewalahan dalam menerima orderan, sehingga beliau berniat untuk merekrut pekerja untuk membantu dalam pembuatan sangkar burung. Namun karena terkendala modal, beliau masih menunda keinginannya tersebut dan menunggu hingga modal yang terkumpul cukup untuk menggaji pekerja. Bagi pembaca yang berminat untuk memesan sangkar burung buatan bapak yayan dapat mengunjungi laman facebook yang tertera dibawah ini.

0 0 0
Lewat ke baris perkakas